Perbanyak Syukur

Aku pernah merasa sendiri dalam keheningan. Aku pernah merasa teramat sedih hingga sesudut simpul senyum pun sulit dibentuk. Aku pernah merasa berada dalam sudut ruangan, terpojokkan. Aku pernah merasa hatiku retak dan hancur berkeping-keping. Aku pernah merasa dikhianati. Aku pernah merasa tak tahu berbagi pada siapa kisah diri ini.

Kemudian…

Hey, mengapa kah aku tidak pernah berterima kasih terhadap diri sendiri atas apa-apa yang sudah dilalui selama ini? Segala baik dan buruk?

Mengapa tak kuingat janji Tuhanku yang sudah tertulis nyata dalam Al-Huda, petunjuk jalan hidupku?

” Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku.” (Q.S. Al-Baqarah: 152)

Kau harusnya lebih banyak bersyukur karena kau kini tak pernah batuk-batuk berdahak lagi, jarang dadamu terasa sesak lagi, sinusitismu tak sering untuk datang kembali. Kau harusnya lebih sering bersyukur masih diberi kehidupan dan udara bebas untuk dihirup walaupun salah satu organmu tak lagi berfungsi normal seperti yang diutarakan dokter beberapa bulan lalu,

BERSYUKURLAH TERAMAT SERING, WAHAI ENGKAU DIRI! BERSYUKURLAH DI TIAP HEMBUSAN NAFASMU, DETAK JANTUNGMU, AYUNAN LANGKAHMU!

Jadi, terima kasih wahai engkau diri, karena sudah selalu bertahan dan memutuskan untuk terus berjalan. Kita sudah dan akan selalu baik-baik saja, Allah yang Maha Segala-galanya ada bersama kita. :)

Seseorang yang hanya bisa kukirimi isyarat sehalus udara, langit, awan, atau hujan. Seseorang yang selamanya harus dibiarkan berupa sebentuk punggung karena kalau sampai ia berbalik niscaya hatiku hangus oleh cinta dan siksa.
Selasa, 7 Mei 2013 di kampus...
Nindi:Dindin, tadi kok gue nggak ngelihat lo ya di panti?
Saya:Iya, Nin. Demam tinggi dari pulang praktik kemarin sampai tadi pagi. Izin deh sama Pak Suki. Emang ada apa? Kan kita beda wisma.
Nindi:Tuh kan bener! Pantesan gue berasa ada yang aneh. Lo kan biasa paling aktif di panti, paling suka keliling-keliling kasih kabar atau info.
Saya:Ih, perhatian banget sih!
Iya, memang. Nggak ada yang lebih indah dibanding diperhatiin teman-teman yang baik. Mereka saudara saya di Depok, disaat saya jauh dari rumah.

puspakhaerani:

Dek Amru di umurnya yang genap 2 tahun sudah bisa membedakan yang mana kakaknya di foto yang isinya rame-rame. Yes.

image

Si Bungsuuuuuuuu…………!!!!!!! >_<

Ada 3 doa yang pasti dikabulkan dan tidak diragukan lagi, yakni doa orang yg teraniaya, doa orang bepergian, dan doa orang tua.
Aaaaaah kakaaaaaaak, nggak ngerti lagi kalau di dunia ini nggak ada orang kayak kakak.
Sudah Kebal
Orang-orang dibawah ini pernah menanyakan hal yang sama dengan kalimat pertanyaan yang berbeda, tapi intinya sama.
Seorang adik junior:Eh, Kak Dindin. Dari mana? Sendirian aja, Kak?
Seorang teman angkatan:Dindin kamu kenapa sih sukanya sendirian terus?
Seorang staf SD tempat ambil data:Eh, Mbak Dini. Ke sininya sendirian?
Sudah kebal dengan pertanyaan-pertanyaan serupa. ^___^

(Atas: Kontingen tari ; Bawah: Kontingen teater)

Ada kesenangan yang tak terdefinisikan ketika bisa berkontribusi sekecil apa pun untuk angkatan. Dengan ini, kuyakin tahun akhirku akan indah meskipun cuma bisa berkontribusi di BRAVE 2013 bidang seni. FIK UI 2009: Mandiri! Terima kasih semuanya, masih ada vokal solo dan grup. :)

Kalau lelah, kalau jenuh, coba selalu untuk berpikir bahwa Allah saja tak pernah lelah, tak pernah jenuh, untuk mengawasi gerak-gerik kita dan mendengar serta mengabulkan doa-doa kita.
bedanya anak rumpun kesehatan sama jurusan lain itu caranya dalam menghargai waktu. kita semua dididik buat kerja cepat, teliti dan sigap, kalo ga orang yang mau kita tolong keburu meninggal. makanya kalo ada janji sama orang, kita jarang telat kan? soalnya kita dididik buat selalu berusaha tepat waktu